Jumat, 20 Mei 2011

kalkulator dana pendidikan

iseng-iseng (eh niat juga sih) ngitung dana pendidikan buat zayyan pake financial calculator dana pendidikan dan hasilnya begini :

Dana Pendidikan
Tahun Kelahiran Anak
Umur (tahun)
LevelPeriodeTahunSekarangNanti
Uang Pangkal (Rp.)Total Biaya (Rp.)Waktu (Tahun)Biaya Nanti (Rp.)
KB1
2012
2,000,000
1
2,400,000
TK A1
2013
2,000,000
2
2,880,000
TK B1
2014
3
0
SD6
2015
4,000,000
4
8,294,400
SMP3
2021
7,500,000
10
46,438,023
SMA3
2024
7,500,000
13
80,244,904
S14
2027
100,000,000
16
935,762,087
S22
2031
20
0

Target KB

Target Dana:
Rp. 2,400,000
Target return Reksa Dana (per bulan):
0.57%
Kesanggupan mencicil:
12 bulan
Setoran investasi:
Rp. 192,766

Target TK A

Target Dana:
2,880,000
Target return Reksa Dana (per bulan):
0.72%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
24 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 109,562

Target TK B

Target Dana:
0
Target return Reksa Dana (per bulan):
0.72%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
36 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 0

Target SD

Target Dana:
8,294,400
Target return Reksa Dana (per bulan):
0.72%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
48 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 144,206

Target SMP

Target Dana:
46,438,023
Target return Reksa Dana (per bulan):
1.32%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
120 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 158,563

Target SMA

Target Dana:
80,244,904
Target return Reksa Dana (per bulan):
1.53%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
156 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 124,749

Target S1

Target Dana:
935,762,087
Target return Reksa Dana (per bulan):
1.53%
Kesanggupan mencicil (dalam bulan):
192 bulan
Setoran investasi (per bulan):
Rp. 806,820

hueeeee,padahal itu baru kira-kira lho.belum jumlah yg sebenernya karna belum sempet browsing2 brp biaya pendidikan sekarang yg beneran,
itu patokan di Malang aja,jadi insyaAllah ga segede di Jakarta dan moga2 seterusnya (amiiiiiiiiiinn).itu pun perkiraan buat uang pangkal aja,belum SPP dan lain2.

3 komentar:

soRella mengatakan...

oke.. *pasang iket kepala* bertekad buat nyekolahin arraf di malang aja deh kalo gitu...hehehe :D

sari mengatakan...

huaa....akhirnya mama zayyan nulis tentang ini juga...

selama ini kalo ada yang nulis soal beginian langsung perut mules mata pedes kepala nyut2an hhahahaha....

tapi ini realitas yang harus kita hadapai sebagai ortu (halah..)

ganbatei!!!!

teefa sinatriya hakim mengatakan...

@rella : ehehehe,ntar kabar2i yak masuk mana

@bunda hafizh : hahaha iyaa,aku jg suka sok2 ga mau liat tapi nglirik gt.tapi gmn lagi,dunia ini kejam jendral!